Kamis, 03 November 2016

Vapor, Trend Pengganti Rokok

Vapor atau yang dikenal sebagai rokok elektronik kini merupakan sebuah pilihan sebagai pengganti rokok oleh sebagian perokok. Bahkan vapor telah menjadi sebuah gaya hidup baru bagi pencinta lifestyle di berbagai kota besar di Indonesia bahkan dunia. Sebetulnya apa itu vapor? mari kita jabarkan pelan-pelan

pada dasarnya vapor itu adalah penguapan dari cairan yang diteteskan pada kapas yang dipanaskan oleh listrik.

Lilitan kawat yang dialiri oleh listrik menghasilkan panas yang memanaskan liquid sehingga menghasilkan uap air yang akan memberikan sensasi seperti merokok. Kelebihan dari Vapor ini adalah semua alatnya bisa dibuat sendiri, sehingga sebenarnya harganya cukup murah, namun ada pula alat-alat yang berharga mahal karena dibuat secara khusus oleh pabrik yang mempunyai ukuran dan stabilitas yang baik.

Beberapa pelaku vaping di Indonesia bahkan telah dikenal sebagai pembuat alat vaping DIY (do it yourself) yang kreatif oleh komunitas vapor dunia.

Alat untuk Vaping Pada dasarnya ada 2 bagian dari alat untuk vapor ini, yaitu mod (tempat batere dan pemicu listrik) dan atomizer atau tempat liquid (tempat meletakkan liquid dan sebagai tempat penguapan cairan). Baik mod ataupun atomizer ini banyak sekali jenisnya namun pada dasarnya masing masing bisa dibagi 2 jenis Mod Elektrikal dan Mekanikal dan Atomizer RBA/RTA dan RDA, penjelasannya sebagai berikut :

Mod Elektrikal : disebut elektrikal karena mod jenis ini mempunyai chip yang dapat mengatur besaran listrik yang dibutuhkan. Sehingga listrik dari batere dapat diredam hingga tidak terlalu besar yang menjadikan batere lebih awet. Harganya biasanya lebih mahal dari mekanikal karena faktor chip yang digunakan.

Mod Mekanikal : mod jenis ini umumnya sangat bergantung dari batere. karena listrik yang digunakan adalah murni dari batere. lebih besar dalam tenaga namun lebih boros listrik sehingga harus di charge ulang.

Atomizer RTA & RDA : Umumnya diartikan bahwa RTA (Rebuildable  Tank atomizer) adalah atomizer yang mempunyai tangki untuk cairan, sedangkan RDA (Rebuildable Dripping Atomizer) adalah atomizer untuk cairan yang di teteskan. Untuk kepraktisan jelas RTA lebih praktis karena tidak perlu berulang-ulang meneteskan liquid, namun untuk rasa RDA jauh lebih enak. (note: di Indonesia, RTA biasa juga disebut RBA) Penggunaan Listrik dan besarnya lilitan pada atomizer akan sangat berpengaruh dalam mengeluarkan rasa dari sebuah liquid. Jadi bisa jadi rasa dari Liquid bisa berbeda pada alat yang berbeda.

Liquid Yang utama dalam vaping (vapor namanya, vaping = melakukan vapor) ini sebetulnya adalah cairannya. Cairan dari vapor ini merupakan campuran dari PG + VG + beberapa perasa yang bahannya tak beda dengan perasa kue.

Terdapat aneka liquid jadi yang bisa langsung digunakan baik buatan lokal ataupun import. Dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu. Tiap jenis liquid ini mempunyai rasa yang khas dan berbeda tergantung dari peracik dan bahannya. Namun inti dari cairan ini adalah sebagai berikut:

Bahan Baku Liquid

1. Vegetable Glycerine (VG) VG adalah bahan baku e-liquid, perannya adalah membantu proses vaporasi dari cairan (liquid) menjadi gas (asap). VG adalah bahan kimia tanpa warna, tanpa bau, yang banyak digunakan di bidang farmasi. Bahan ini berbentuk cairan agak kental dan sedikit berasa manis.

2. Propylin Glicol ( PG) Bahan penguat rasa berbentuk cair/ liquid. PG pada umumnya dipakai pada essence makanan dan minuman ringan sebagai penguat. Sifatnya tidak berbau dan berasa manis. liquid premium lokal atau import juga menggunakan PG ini.

3. Flavour Essence (perasa) : aneka perasa yang memberi rasa pada asap. bahan bakunya adalah essence (perasa) kue. terdiri dari aneka rasa, warna dan bau. kualitas dari essence ini memberi pengaruh pada rasa liquid.

4. nikotin cair (tambahan) nikotin cair adalah nikotin seperti pada rokok dalam bentuk cair. Nikotin ini bisa digunakan pada liquid atau tidak digunakan. biasanya liquid yang mengandung nikotin digunakan oleh perokok yang berniat untuk berhenti merokok sebagai pengganti rokok biasa. setelah beberapa periode, jumlah rokok yang digunakan akan berkurang jauh.

Umumnya setelah beberapa waktu melakukan vaping, jumlah nikotin ini ditekan sehingga tidak lagi digunakan. Bahan dari liquid ini bisa dengan mudah didapatkan (kecuali nikotin cair yang sedikit sulit) karena dinilai sebagai bahan yang tidak berbahaya.

Rasa dari liquid umumnya dapat dibagi menjadi 3, yaitu rasa buah yang seperti buah-buahan, rasa cream seperti kopi, tiramisu, cake dan rasa tembakau. dari 3 jenis tersebut bisa didapat ratusan variasi rasa. Pembuatan liquid ini tidak serta merta tinggal campur dan langsung jadi. karena dibutuhkan waktu dan kesabaran dalam meramunya, Setelah melakukan mixing, untuk mendapatkan hasil optimal dilakukan proses mengendapkan dan mengeluarkan oksigen dari liquid, dan menyimpan liquid di tempat yg gelap,terhindar dari cahaya selama beberapa minggu agar didapat rasa yang sempurna. P

embuat liquid ini bisa digolongkan sebagai seorang juru masak, karena dari racikannya rasa yang enak dari vaping akan didapat. Bahkan profesi tukang campur ini dapat menjadi tambahan penghasilan dengan menjual hasil racikannya.

Bahaya atau tidak? lebih aman rokok atau vapor?

Yang ini sangat seru untuk dibahas. Banyak sekali pro kontra mengenai penggunaan vapor ini di masyarakat. Sesungguhnya, hingga saat ini belum ada riset mendalam mengenai bahaya dari Vapor ini. Mungkin memang dari beberapa berita dibahas bahwa nikotin yang digunakan dalam vaping, bisa berbahaya, namun perlu diingat bahwa tidak semua liquid menggunakan nikotin cair.

Bahkan penelitian bahaya penggunaan Vapor secara jangka panjang belum pernah ada. karena umur Vapor sendiri belum ada 10 tahun, secara vapor dikembangkan pertama pada tahun 2003. Jikapun ada penelitian mengenai vapor ini, sepatutnya haruslah bebas dari pengaruh perusahaan pesaing seperti perusahaan rokok yang kehilangan pasar akibat dari banyaknya pengguna vapor ini.

Bahkan isyunya di jakarta sekitar 30% perokok telah berpindah menjadi pengguna vapor. Jumlah yang tidak sedikit bagi keuntungan sebuah perusahaan rokok. Untuk sekarang ini peraturan di Indonesia sendiri belum jelas untuk vapor. Namun jika memang akan dilarang, sebaiknya harus dijelaskan apa bahaya dari vaping ini, secara bahan baku dari vaping adalah tidak berbeda dengan bahan baku untuk membuat kue. Ya, kue atau cake yang biasa kita makan sehari-hari. Yang pasti perbedaan dari rokok biasa adalah, vapor tidak berbau asap yang menyengat, baunya adalah wangi kue atau buah.

Vapor tidak mengandung tar yang meninggalkan bekas kuning di pakaian, sehingga bahaya pelapisan tar di paru-paru tidak terjadi dan Vaping tidak menyebabkan baju bolong karena api yang memercik pada baju seperti pengguna rokok. Dimana sepertinya para pria jomblo akan lebih mudah mendapatkan cewek, terutama cewek yang tidak suka bau rokok biasa.

Komunitas

Pengguna vapor di Jakarta saat ini, umumnya bergabung dalam berbagai komunitas yang bisa ditemui di aneka media sosial seperti facebook misalnya. Di facebook, kita bisa menemukan aneka komunitas yang saling berbagi info tentang vapor, baik alat, penggunaan ataupun liquid dengan aneka rasanya. Terdapat juga beberapa kafe untuk para penikmat vaping di jakarta. Dimana kafe ini mempunyai disain dan bentuk yang mewah dan nyaman untuk ditongkrongi. Lokasinya yang tersebar di berbagai pelosok wilayah membuat komunitas dapat menggunakan kafe-kafe ini untuk kumpul-kumpul.

Yang pasti jumlah pengguna vapor ini akan terus bertambah seiring semakin menyebarnya penggunaan vapor diantara pecinta gaya hidup, baik yang memang peduli akan kesehatan, yang ingin berhenti merokok ataupun yang sekedar mengikuti gaya hidup.

Kelebihan dari komunitas Vapor Indonesia yang saya suka adalah membatasi pengguna vapor pada usia 18+ dimana para pengguna saling mengingatkan agar yang dibawah usia 18 tidak menjadi pelaku vaping. Suatu hal yang patut didukung.

Akhir kata, dengan artikel ini saya bukan menyatakan ayo ikutan vaping. Untuk yang tidak merokok sebaiknya jangan pernah mencoba. Namun untuk yang merokok berhentilah secara perlahan. Vaping dapat membantu anda untuk mengurangi bahkan memberhentikan kecanduan rokok. Penulis sendiri sudah membuktikan keunggulan vaping. Dari 3 bungkus rokok sehari menjadi 1 bungkus rokok untuk seminggu dan akan terus berkurang.

Source: harga vape liquid, jenis jenis vape dan harganya

Rabu, 02 November 2016

32 Penelitian Tentang Manfaat dan Bahaya Vapor

Banyak orang yang bertanya tanya tentang faktor kesehatan, manfaat dan bahaya dari rokok elektrik atau yang juga sering disebut personal vaporizer atau vape.

nah,,, karena banyak request dari konsumen, dibawah ini ada beberapa list penelitian yang bisa dijadikan rujukan tentang rokok elektrik. juga kami sertakan link ke penelitian yang bersangkutan, bisa diunduh atau cuman dibaca baca aja…

keep safe and vape on…

Penelitian mengenai bahaya rokok elektrik

2013 Tobacco Control Study – Mengganti rokok analog (sebutan untuk rokok tobako) dengan rokok elektrik atau vaporizer/ vape secara substansial dapat mengurangi efek negtif beberapa jenis rokok tembakau

2013 Drexel University Study – Bahan Kimia yang ditemukan di rokok elektrik tidak mengganggu kesehatan.

2013 ClearStreami-Life Study – Penelitian ini menemukan bahwa rokok elektrik/vape memiliki bahan berbahaya lebih sedikit dari yang ditemukan di rokok analog.

2012 Indoor Air Study – Membandingkan vape/rokok elektrik dengan tembakau, dan menyimpulkan bahwa vaporizer mengandung lebih sedikit volatile organic compounds (VOCs) daripada rokok tembakau.

2010 Journal of Public Health Study – Penelitian ini mengemukakan bahwa level carnicogen yang ditemukan di vaporizer lebih sedikit dari rokok tembakau.

Penelitian mengenai bahaya perokok pasif rokok elektrik/vape:

2014 Drexel University Study– menemukan bahwa tidak ditemukannya bahaya langsung pada perokok pasif rokok elektrik, bahkan dalam kasus yang terburuk sekalipun.

2013 Oxford Universty Press Study – Menggunakan vape di dalam ruangan memang bisa meninggalkan jejak nikotin di perokok pasif e-cig, akan tetapi, tidak meninggalkan racun pembakaran yang terdapat pada vape.

2012 CleanStream-Air Study – Mengevaluasi effect dari perokok pasif vape, dan menemukan bahwa tidak adanya substansi racun atau carcinogen yang terdeteksi.

2012 Inhalation Toxicology Study – memtutuskan bahwa tidak ditemukannya resiko kesehatan yang terlihat jelas dari pembakaran rokok elektrik.

Keefektifan rokok elektrik sebagai pengganti rokok:

2014 Addiction Journal Study – dari beberapa perokok yang berusaha untuk berhenti, mereka yang menggunakan rokok elektrik merasa lebih dapat menahan keinginan mereka daripada yang tidak menggunakan vape.

2013 Addictive Behaviors Study – e-cig dapat menahan rasa ingin merokok bagi mantan perokok dan mengurangi efek kecanduan pada perokok.

2013 Lancent Medical Journal Study -menemukan bahwa rokok elektrik terbukti efektif dalam membantu perokok untuk berhenti, dengan tingkat yang sama seperti nicotine patches.

2013 PLoS ONE Study - Vape mengurangi konsumsi rokok dan mengurangi ketergantungan perokok pada rokok tembakau tanpa menimbulkan efek samping yang signifikan.

2012 Society for Research on Nicotine and Tobacco – beberapa rokok elektrik menyalurkan level nikotin yang sama dan mengurangi combustion toxicants setelah berganti dari rokok tembakau.

2011 Boston University Study – rokok elektrik mengurangi keingin perokok untuk meroko, efek yang sama yang juga dihasilkan oleh nicotine inhalers.

2011 BioMed Central Public Health Study – menyimpulkan bahwa para perokok secara bertahap mengurangi konsumsi rokok tembakau mereka (tanpa efek samping yang signifikan ) dengan rokok elektrik.

2010 Tobacco Control Study – Menemukan bahwa rokok elektrik mengurangi keinginan mantan perokok tembakau untuk meroko dan memiliki ‘pharmacokinetic profile’ seperti yang ditemukan di Nicorette inhalator leebih banhyak dari yang ditemukan di tembakau.

Penetlitian kesehatan mengenai rokok elektrik / vape lainnya:


2014 BMC Cardiovascular Disorders Study – Menemukan bahwa rokok elektrik tidak memiliki efek negatif langsung pada system kardiovaskular dan fungsi jantung.

2014 IJERP Health Survey – Survey dengan menggunakan lebih dari 19.000 vaper ini menemukan bahwa hampir dari 75% responden melaporkan bahwa mereka merasa lebih sehat setelah beralih ke rokok elektrik dari rokok tembakau. Contohnya peningkatan pada stamina, pernapasan, indra perasa, indra pencium dan lain lain.

2013 Inhalation Toxicology Study – Paru paru memang lemah terhadap rokok traditional akan tetapi vape tidak memiliki impact dan tidak menyalurkan tingkat nikotin yang sama dengan rokok tembakau.

2012 Onassis Cardiac Surgery Center Study – Berdasarkan data yang tersedia, rokok elektrik tidak memiliki efek merugikan terhadap jantung..

2009 Universty of Alberta Study – 95% dari responden dalam survey secara online melaporkan bahwa kesehatan mereka, kemampuan berolahraga, dan indra perasa menjadi lebih baik sejak penggunaan personal vaporizer.

Penelitian mengenai bahaya rokok elektrik

2014 Journal of Environmental Science Study – Meskipun jumlah bahan kimia berbahaya yang ditemukan di rokok elektrik lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau, chromium dan nickel ditemukan 4 kali lebih lipat dalam beberapa jenis rokok elektrik yang tidak ada di rokok tembakau.

2014 Roswell Park Cancer Institute Study – liquid vape dan voltase pada baterai memiliki komponen yang berbahaya, dan akan semakin berbahaya pada device yang memiliki high-voltage.

2014 JAMA Network Study – menemukan bahwa penguna e-cigarette tidak berhenti sebanyak mereka yang tidak menggunakan rokok elektrik. Akan tetapi riset ini memasukkan semua peroko, bahkan penelitian ini menggunakan mereka yang tidak punya keinginan untuk berhenti merokok sebagai responden penelitian.

– penelitian ini mengklaim bahwa rokok elektrik mampu merusak paru-paru karena vape mengurangi oksigen yang diambil oleh darah. Limited research!

2012 Society of Research on Nicotine and Tobacco – rokok elektrik mengandung nikotin, akan tetapi penelitian ini dibantah dengan fakta bahwa ada beragam jenis brand dan model liquid yang bisa dipilih dari yang bernikotin sampai nikotinnya nol.

2012 Chest Journal Study – penggunaan e-cig dalam jangka pendek dapat meningkatkan impedansi, airway flow resistance, dan oxidative stress.

2009 Tobacco Control Study – mengemukakan bahwa e-cigs tidak efektif dalam penyaluran nikotin dan menghilangkan keergantungan terhadap nikotin Karena nikotin yang terkandung dalam e-cigs (dari dua sample perusahaan) lebih sedikit dibandingkan rokok tembakau.

2009 FDA Study of E-Cig Cartridges – Meskipun penelitian ini belum lah memberikan suatu kesimpulan, penelitian ini sering disebut-sebut di banyak media. Penelitian ini mengevaluasi sampel dari dua perusahaan.

Other E-Cigarette Research

2013 CDC Report on Teen E-Cig Use – pada tahun 2012 menunjukan bahwa pengguna rokok elektrik usia remaja meningkat dua kali lipat dihitung sejak tahun 2011. Penting untuk diketahui bahwa 75% dari remaja yang menjadi responden merupakan perokok aktif.

2013 CDC Report on Adult E-Cigarette Use – sama seperti pengguna rokok remaja, pengguna rokok elektrik meningkat dua kali lipat dari tahun 2010 ke 2011.

Source: daftar harga vape, harga vape murah, merk vapor yang bagus, macam macam vapor dan harga

Selasa, 01 November 2016

Apa Itu Vapor dan Apa Saja Jenisnya

Sebelum kita mulai ber-vaping ria, ada baiknya wajib tau nama nama alat nya dalam vaporizer. Soalnya bisa dibilang banyak juga, apalagi atomizernya.. behh…

Jangan sampe malu-malu in kalo lagi ngumpul, vaping bareng tapi cengoo pas ngomongin device….
..Rda ini bagus deh, bulit nya gampang….
..Eh…Rda apaan sih? baut yang ditengah itu ya, rda??…
..Gue pamit balik dah sob…udah di jemput ufo….
…yahh..kok..balik sihh….

Gue mulai dari bagian-bagian aja yak, mulai dari atas...gue jelasin simpel aja, yang penting ngerti…semoga..

DRIPTIP

Nah namanya driptip, bagian yang paling atas ini digunain buat perantara antara Atomizer sama mulut ente. Jadi uap vapor nya fokus masuk ke mulut. Kalo ngga pake driptip gimana bro? gapapa…coba aja..paling nyoonyor tu bibir (kalau atomizer nya panas/subohm) hahaha..

Atomizer

amanya atomizer, nah ini macamnya ada tiga..intinya sih…
apaan si atomizer? sebuah alat yang terdiri dari 2 bahan yaitu coil/kawat dan sumbu/wick
Liquid dihantarkan/diserap oleh wick ke coil untuk dipanaskan dan menguap untuk kita hisap. gampang kan?

RDA, RBA, RDTA tuh temen-temenya dari atomizer. gue bahas dilaen tempat aja ya, sekalian sama maenan subohm.
Intinya ya gitu atomizer tempat penguapan sama buat tempat lu nampung liquid.

MODS

Vape mods nah dibawah atomizer, ada ini. biasanya dibilang MOD, iya udah itu aja MOD.
Mods…tempat dimana listrik nya keluar dan memanaskan koil yang ada di atomizer. listrik dari mane? Dari battre yang ada di dalam mods nya itu…

Bisa nyetrum dnk bro?? Iya bisa, kalau lu bego ngga ngerti pakenya ATAU ngga punya pengetahuan tentang vape dan maen pake aja.

Mods ada dua yang eksis, Mekanik sama Elektrik.

Mekanik, atau Mecha atau Meka

Bentuknya tabung aja, di dalemnya ada sebuah Baterai 18650. cuman muat sebiji battre. bentuknya simpel, ringan, dan harganya murah.
ada beberapa model dari meka ini, ada yang tipe Mekanik Magnet Ada yang tipe Mekanik per/spring. sama aja sih, yang beda cuman caranya aja. Yang magnet menggunakan efek tolak dari magnet, yang per ya dari efek pegas si per itu.

Loh kenapa harus di tolak atau di jauhin? duhh pea bener… itu kan ada battre nya, kalo tu battre terus-terusan nempel post + sama – apa yang terjadi? Iyaap… listrik ngalir terus, atomizer jadi terus bekerja membuat koil panas.
Kalo posisi nya lu bengong tu mods kepencet terus apa yang terjadi??? Ngga kok…meledak worst case aja…wkwkwkwk, paling kapas jadi kering, koil panas terus dan (semoga) koilnya putus. Kalo ngga ya… Ya udah…selamat tinggal… hahaha…
Makannya kalo make mekanik paling aman, kalo udah selesai vaping Battre nya di lepas lagi.

Mods Elektrik

ni namaya teknologi broo…teknologi ngerokok yang kerennn… gue sukaa iniii.. dan gue pake ini….mods elektrik…

Dulu si pamakai mekanik, dan agak ragu mau pake elektrik..yah namanya elektrik ngeri aja error nya. dan bener aja make elektrik error 1, sisanya normal. hehehe

Enaknya tu banyak ya, selain teknologinya juga desainnya yg keren. satu lagi, Mods elektrik racunnya juga parah..cepet banget muncul yang baru -_-

nih salah satu teknologi dari device elektrik…

Batterai

Salah satu komponen penting, penting banget. Banyak newbie-newbie di luar sana yang masih belum paham tentang keamanan dalam memilih baterai untuk vaping.

lu ngga bisa asal milih baterai, ada aturannya boy.. jangan seenaknya mau vaping pake baterai remot, ampe uban jadi bihun juga kagak bakalan bisa…

Diluar sana banyak banget merek baterai dan macem nya, tapi di vaporizer biasanya memakai yang berukuran 18650. yang kecilan lagi 18500. Yang bogem lagi 26650. Bedanya apaan? Beda di power, ampere, sama berat nya…

Saource: jenis jenis vapormerk modharga vaporharga mod